a.) Kecepatan Maximum Diukur dalam kondisi GVW di jalan datar beraspal tanpa angin dalam satuan "km/jam" atau "mph" (mil...
a.) Kecepatan Maximum
Diukur dalam kondisi GVW di jalan datar beraspal tanpa angin dalam satuan "km/jam" atau "mph" (mile per hour).
b.) Pemakaian Bahan Bakar (Fuel Consumption)
Penggunaan bahan bakar (fuel consumption) adalah suatu ukuran berapa banyak bahan bakar yang digunakan suatu mesin atau kendaraan pada suatu jarak tertentu, dan ini menunjukkan seberapa jauh efisiensi mesin atau kendaraan dilihat dari pemakaian bahan bakarnya.
Untuk menunjukkan pemakaian bahan bakar digunakan dua metode yang berbeda. Metode pertama dengan menjalankan kendaraan pada jarak tertentu dan bahan bakar yang diperlukan diukur.
Satuan unit yang digunakan adalah filter per 100 km (1/100 km). Metode ini lebih mudah kita pahami, akan tetapi ada juga yang mengukur jarak yang dapat ditempuh dengan sejumlah bahan bakar tertentu. Satuannya adalah km per liter (km/1 atau mile per gallon (mpg) ).
Nilai ini (1/100 km, km/1 atau mpg) digunakan untuk membandingkan pemakaian bahan bakar dari suatu kendaraan pada macam-macam kondisi pengendaraan.
Diukur dalam kondisi GVW di jalan datar beraspal tanpa angin dalam satuan "km/jam" atau "mph" (mile per hour).
b.) Pemakaian Bahan Bakar (Fuel Consumption)
Penggunaan bahan bakar (fuel consumption) adalah suatu ukuran berapa banyak bahan bakar yang digunakan suatu mesin atau kendaraan pada suatu jarak tertentu, dan ini menunjukkan seberapa jauh efisiensi mesin atau kendaraan dilihat dari pemakaian bahan bakarnya.
Untuk menunjukkan pemakaian bahan bakar digunakan dua metode yang berbeda. Metode pertama dengan menjalankan kendaraan pada jarak tertentu dan bahan bakar yang diperlukan diukur.
Satuan unit yang digunakan adalah filter per 100 km (1/100 km). Metode ini lebih mudah kita pahami, akan tetapi ada juga yang mengukur jarak yang dapat ditempuh dengan sejumlah bahan bakar tertentu. Satuannya adalah km per liter (km/1 atau mile per gallon (mpg) ).
Nilai ini (1/100 km, km/1 atau mpg) digunakan untuk membandingkan pemakaian bahan bakar dari suatu kendaraan pada macam-macam kondisi pengendaraan.
Penting!
Nilai-nilai yang diperoleh dapat berbeda jauh tergantung pada kondisi perjalanan saat dilakukan pengukuran sebagai contoh: cuaca,kondisi mesin, beban, keadaan lalu lintas di jalan (di kota,jalan bebas hambatan,dipegunungan dan lain-lain.) Tingkat pemakaian bahan bakar yang dikeluarkan oleh pabrik untuk kendaraan dapat saja tidak mencapai sesuai dengan promosi yang dikeluarkan karena kondisinya yang berbeda.